Ahda. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Analisis pekerjaan

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Di dalam dunia usaha perlu di perhatikan sebelum kita menjalankan usahanya hal-hal yang perlu di perhatikan tersebut adalah analisis pekerjaan di harapkan dengan menganalisis pekerjaan tersebut usahanya bisa lebih mudah dan sesuai dengan yang kita harapkan.
Sebelum membahas analisis pekerjaan lebih lanjut diharapkan kita mengerti apa yang di maksud dengan analisis pekerjaan itu. Salah satu diantaranya adalah mengarahkan bahwa proses penghimpun dan menyusun berbagai imformasi yang berkenaan dengan setiap pekerjaan, tugas-tugas jenis pekerjaan dan tanggung jawab secara operasional untuk mewujudkan tujuan organisasi atau bisnis.
Dan juga di dalam analisis pekerjaan terdapat beberapa aspek yang bisa di jadikan acuan atau pandangan di dalam pelaksanaan analisis poekerjaan tersebut diantaranya manfaat dari diskrifsi pekerjaan, spesifikasi pekerjaan ( job spesication), teknis-teknis desain pekerjaan, tujuan analisais pekerjaan, pengumpulan imformasi analisis pekerjaan dan sistem imformasi analisis pekerjaan.

1.2 RUMUSAN MASALAH
Di dalam rumusan masalah ini terdapat beberapa hal yang harus di pahami di antaranya adalah:
- pengertian analisis pekerjaan
- manfaat deskripsi pekerjaan
- spesifikasi pekerjaan ( job specification )
- teknis-teknis desain pekerjaan
- tujuan analisis pekerjaan
- pengumpulan imformasi analisis pekerjaan
- system imformasi analisis pekerjaan
-
1.3 TUJUAN PENULISAN MAKALAH
Makalah yang berjudul “ analisis pekerjaan” bertujuan untuk mengetahui dari pengertian analisis pekerjaan, manfaat dari diskripsi pekerjaan, spesifikasi pekerjaan ( job specification ),teknis-teknis desain pekerjaan, tujuan analisis pekerjaan, pengumpulan imformasi analisis pekerjaan dan sitem imformasi analisis pekerjaan.agar di dalam pelaksanaanya lebih mudah sesuai dengan yang di harapkan.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN ANALISIS PEKERJAAN
Sebelum mempertimbangkan teknis dan proses yang melibatkan analisis pekerjaan, perlu dipahami dulu mana analisis pekerjaan. Terminologi ini mempunyai ciri yang berbeda –beda. Ahli analisis pekerjaan akan menggunakan terminologi ini dengan tepat untuk menghindari kebingungan dan kesalahan penafsiran. Beberapa terminologi analisis pekerjaan. Antara lain:
· Analissi pekerjaan adalah ilmu pengetahun yang mempelejari tentang pekerjaan dan proses memerlukan persaratan yang harus disiapkannya.
· Analisis pekerjaan juga dapat diartikan sebagai proses penghimpunaan dan penyusunan berbagai imformasi yang berkenaan dengan setiap pekerjaan , tugas-tugas, jenis pekerjaan, dan tanggung jawabnya. Secara operasional untuk mewujudkan tujuan organisasi atau bisnis sebuah perusahaan.
· Analisis pekerjaan adalah pengumpulan, penilaian, dan penyusunan imformasi secara sisematis mengenai tugas-tugas dalam perusahaan yang biasanya dilakukan oleh seorang ahli yang disebut job analyst. Imformasi yang dikumpulkan secara rinci meliputi tugas (duties), tanggung jawab (responsibility), kemampuan manusia ( human ability), dan standar kinerja ( perfomance standart).
· Analisis pekerjaan adalah proses, dalam hal ini departemen SDM meninjau ulang posisi tugas.
· Analisis pekerjaan adalah studi sistematis suatu pekerjaan dari organisasi untuk memperoleh imformasi guna menentukan faktor yang dapat dikomposisiskan dari suatu pekerjaan.
· Analisis pekerjaan menyediakan imformasi bagi organisasi yang telah mereka dapatkan dari desursi tugas dan melakukan penilaian pekerjaan. Proses menentukan tingkat kesulitan suatu pekerjaan untuk konpensasi yang dimaksud.
· Deskripsi tugas adalah produk utama suatu analisis pekerjaan yang menyajikan suatu pekerjaan secara tertulis sebagai identifikasi suatu kesatuan organisasi.
· Spesifikasi pekerjaan merupakan suatu yang tertulis mengenahi pengetahuan, keterampilan, kemampuan. Ciri dan karekteristik lain yang penting bagi aktifitas kinerja dari suatu pekerjaan.
· Tugas adalah kordinasi dan kumpulan rangkain elemen-elemen pekerjaan yang digunakan untuk menghasilkan suatu keluasan.
· Posisi adalah kombinasi dari tanggung jawab dan tugas-tugas yang dilakukan oleh perorangan.
· Pekerjaan adalah kelompok posisi yang tugas-tugasnya serupa. Seperti programer komputer atau spesialis kompensasi.
· Rumpun pekerja adalah kelompok dari dua atau lebih pekerjaan yang mempunyai tugas-tugas serupa.

Pada hakikatnaya semua orang yang menduduki jabatan menejerial atau pejabat Negara sekalipun adalah Sumber Daya Manusia juga. Berarti dalam suatu Organisasi atau Negara diperlukan keberadaan sekelompok orang-orang analis pekerjaan yang melekukan analisis terhadap suatu atas semua pekerjaan yang ada. Jadi, setiap pekerjaan ada orang yang mengerjakaanya, jangan sampai pekerjaan itu tidak bertuan atau tidak ada yang mempertanggung jawabkannya, sehingga tercapai tujuan organisasi atau Negara, diantaranya usaha dalam meningkatkan produktifitas, evesiensi dan evektivitas. Jika diperusahaan atau suatu organisasi pekerjaan tersebvut sering kita kenal dengan Manejemen Sumber Daya Manusia (SDM).
Dengan demikian, pada intinya analisis pekerjaan adalah menempatkan orang yang tepat pada suatu pekerjaan tertentu, sesuai dengan kemampuan, keahlian dan pengalaman dalam suatu pekerjaan. Jadi, hal ini dapat menghindari hal-hal yang kurang menguntungkan bagi perusahaan, seperti seringnya mengganti atau menempatkan orang yang kurang tepat untuk suatu jabatan di dalam organisasi atau perusahan
Dalam rangka memperoleh suatu analisis akurat,departemen SDM bersandar pada organisasi dan karyawan,yang diharapkan bisa menyediakan informasi berikut;
- Daftar pertanyaan analisis pekerjaan seluruhnya
- Skema organisasi departemen
- Infomasi tentang perubahan dalam perusahaan yang sudah mampengaruhi posisi itu
- Klarifikasi memperjelas informasi yang disampaikan.
Departeman SDM kemudian akan meneliti informasi tersebut dan menentukan apakah suatu posisi dapat dikelompokkan kedalam suatu pekerjaan yang sudah ada atau apakah suatu pekerjaan baru perlu untuk diciptakan

2.2 MANFAAT DESKRIPSI PEKERJAAN
Manfaat deskripsi kekerjaan sangat bermanfaat untuk berbagai tujuan spesialis sumber daya manusia antara lain:
§ Untuk desain organisasi
§ Untuk klasifikasi tanggung jawab
§ Untuk keperluan rekrutmen
§ Untuk mendesain tes seleksi
§ Untuk wawan cara pada calon SDM
§ Untuk orientasi pegawai baru
§ Untuk pelatihan yang diperlukan
§ Untuk efaluasi pekerjaan
§ Untuk penilaian kinerja organisasi

2.3 SPESIFIKASI PEKERJAAN ( JOB SPESIFICATION)
Spesifikasi pekerjaan menggambarkan tuntunan pekerjaan terhadap kesanggupan karyawan untuk memangku jabatan yang bersangkutan dan keahlian-keahlian manusia yang dipersaratkn untuk memangku jabatan tertentu itu.
Tujuan spesikasi pekerjaan adalah untuk menentukan:
Ø Karekteristik personal yang handal untuk penjaringan
Ø Untuk seleksi SDM dan
Ø Untuk penempatan jabatan yang tepat.
ü Standar kinerja pekerjaan adalah untuk menentukan tingkat kinerja dan jabatan yang dapat diharapkan dari pemegang jabatan tersebut.
ü Standar kerja jabatan berfungsi sebagai tujuan dan sasaran usaha karyawan dan menjadi kriteria tolak ukur suksesnya suatu pekerjaan.
Desain pekerjaan atau biasa atau disebut dengan rancang bangun pekerjaan adalah proses penentuan tugas kewajiban dengan metode yang sistematis untuk melaksanakan tugas-tugas pekerjaan dalam hubungannya yang berkaitan dengan tugas-tugas karirnya di dalam organisasi .
Tujuan desain pekerjaan pada hakikatnya untuk memberikan kepuasan pada pekerja pada jabatan pekerjaannya dan selalu menyenangi pekerjaan tersebut.

2.4 TEKNIS-TEKNIS DESAIN PEKERJAAN
a) Pertama dengan simplikasi pekerjaan.
Simplikasi pekerjaan sebenarnya membagi-bagi pekerjaan pada spesialisasi khusus yang sangat sederhana agar dapat melakukan efesiensi yang sangat tinggi dan meningkatkan produktifitas kerja.
b) Rotasi pekerjaan
Rotasi adalah memindahkan pekerjaaan dari suatu jabatan kejabatan yang lain dalam kurun waktu tertentu, misalnya dalam satu tahun. Rotasi pekerjaan ini berguna untuk menghilangkan kejenuhan karyawan pada suatu pekerjaan yang sangat menoton dan sangat sesialis.
c) Pemerkayaan Pekerja
Pemerkayaan pekerja adalah suatu cara memperluas ruang lingkup suatu pekerjaan untuk memperluas fariasi tugas-tugas yang lebih besar pada karyawan.untuk memperkaya pekerjaaan dapat dilakukan dengan enam cara:
1) Akuntabilitas pekerjaan, dimana para karyawan harus memikul tanggung jawab atas kinerjanya.
2) Mencapai target
3) Umpan balik dimana karyawan akan menerima imformasi atas kinerja
4) Kecepatan kerja
5) Pengendalian atas sumber-sumber daya
6) Pertumbuhan maupun pengembangan pribadi.

2.5 TUJUAN ANALISIS PEKERJAAN
Tujuan analisis pekerjaan adalah menciptakan SDM yang handal dalam menanggapi tantangan teknologi modern,merasakan kenyamanan dalam bekerja,bermartabat dan berkeadilan didalam perusahaan
Tindakan –tindakan yang diperlukan oleh manejemen SDM untuk mencapai tujuan yang didasarkan pada imformasi analisis pekerjaan yaitu sebagai berikut:
o Evaluasi peran lingkungan teradap perkerjaan individu
o Kaji kembali kemungkinan ada persaratan kerja yang usang.
Peremajaan atau penyesuain / refisi ketentuan yang berlaku untuk mendukung pencapain sasaran perusahaan, karena mungkin ada peraturan yang tidak relevan atau tidak sesuai lagi yang akan menghambat oprasional perusahaan.
o Ciptakan praturan yang dapat menguntungkan semua pihak
o Rangcang kebutuhan SDM masa depan.
Melalui analisis pekerjaan dapat diperoleh gambaran tentang kemampuan SDM saat ini serta antisipasi kecenderungan perubahan dimasa depan.
o Sesuaikan antara jumlah pelamar dan pekerjaan yang tersedia.kaji jumlah lembaran yang masuk dengan lowongan yang tersedia, sehingga tidak terjadi ketenggangan antara kebutuhan dengan lamaran yang tersedia.
o Rancang kebutuhan pendidikan dan pelatihan untuk karyawan baru maupun karyawan yang sudah berpengalaman.
Susun progam penddikan dan pelatihan,baik untuk karyawan lama maupun baru.Pendisikan dan pelatihan diperlukan agar karyawan memilki bekal pengetahuan untuk diaplikasikan kedunia kerja,dan untuk karyawan yang berpengalaman berguna untuk:
- Meningkatkan kemapuan untuk melaksanakan pekerjaan saat ini
- Meningkatkan kemapuan karena kemjuan teknlogi
- Persiapan melakukan menjabat tugas baru,baik karena promosi ataupun muasi
- Persiapan sebagai pengganti atau cadangan bila ada karyawan yang barhalangan hadir
- Persiapan sebai penggganti karyawan akan pensiun
- Rancang rencana pengembangan potensi karyawan.
Hasil penilitian menunjukan banyak potensi karyawan belum dimanfatakan secara optimal,sehingga terjadi kesenjangan antara kempuan efektif denga potensi yang dimilikinya,perlu merancang perusahaan serta sistimatik dan terperogram agar keberadaan karyawan tesebut dapat bermanfaat bagi perusahaan,selain itu bagi karyawan pengembangan potensi karyawan merasa dipacu dengan adanya progam tersebut dan ditnatanga sehinga menciptakan suasana kompetensi yang sehat di anrtara karyawan
o Tentukan standar kerja/potensi yang realitis
o Penempatan karyawan hendaknya sesuai dengan minatnya
Penepatan karyawan yang sesui dengan minatnya akan maningkatkan etos dan motivasi kerjanya sehimga pekerjaan dapat dinikmati
o Penempatan karyawan hendaknya sesuai dengan keahlianya
Penenpatan karyawan yang cocok dengan keahlian dan ketrampilannya akan meningkatkatkn gaiarah kerja,sehigga mareka dapat memberikan kontribusi kapada paerusahaan.
o Berikan konpensasi secara wajar

2.6 PENGUMPULAN IMFORMASI ANALISIS PEKERJAAN
Sistem imformasi SDM juga berperan sangat siknifikan dalam analisis pekerjaan. Melalui urain, spesifikasi dan standat pekerjaan, satuan kerja yang mengelola SDM dapat mengambil berbagai langkah yang dimaksud tentunya yang berguna baik untuk kepentingan internal dan external. Internal artinya informasi pekerjaan dapat dikelompokkan berdasarkan jenisnya seperti expor-impor. Marketing maupun lainnya. Keuntungan secara external adalah pembuktian pada aparat pemerintah bahwa perusahaan telah menaati berbagai ketentuan perundang-undangan di bidang ketenangan kerja.
Melalui sistem imformasi tentang SDM dalam suatu badan usaha atau organisasi adalah tantangan yang harus dipahami. Analisis pekerjaaan dapat dilakukan secara cermat dan epat apabila perusahaan memiliki imformasi yang mutahir, lengkap dan dapat dipercaya. Seorang analisis pekerjaan memiliki salah satu fumgsi pokoknya, yaitu mengumpulkan imformasi tentang semua pekerjaan dalam suatu perusahaan dan ciri-ciri pekerjaaan yang melakukan pekerjaan tersebut. Identifikasi pekerjaan, penyusunan kosioner dan pengumpulan imformasi adalah hal penting dalam menyususn analisis pekerjaan.
Identifikasi pekerjaan adalah langkah penilaian untuk mengetahui sumber imformasi tentang berbagai pekejaan seperti latar belekang pendidkan yang diperlukan, standar gaji dan stuktur jabatan di dalam perusahaan yang mungkin dilengkapi dengan diskusi dengan para pekerja lainnya.
Penyusunan kusioner, seorang analisis pekerja yang handal dan berkualitas paa dasarnya memiliki tanggung jawab yang tinggi dan telah terbiasa bekerja dengan jadwal yang ketat dan terencana.
Sebelum mengumpulkan imformasi, perlu dijelaskan terlebih dahulu pada karyawan yang akan melakukan analisis pekerjaan. Dengan analisis pekerjaan yang benar akan diperoleh kepercayaan sebagai sarana sosialisasi dan pemahaman yang menyelurh dilingkungan perusahaan, lingkungan kerja, dan bagi karyawan yang diberikan pengembangan keterampilan kerja.

2.7 SISTEM IMFORMASI ANALISIS PEKERJAAN
Dalam jaringan sistem imformasi analisis pekerjaan. Sistem imformasi sumberdaya manusisa dan desain pekerjaan menunjukkan bagaimana cara SDM yang profesional diperluas dalam departemen imformasi SDM sebagai basis dasar untuk menerapkan analisis pekerjaan yang menyediakan pelayanan baik dalam pelaksanaan tugas-tugas menejer atau pemimpin.
Adapun kegiatan yang utama dari pengelolaan manajemen SDM dalam informasi analisis pekerjaan adalah:
- Mengevaluasi tentang lingkungan yang dapat mempengaruhi tugas-tugas individu
- Menghapuskan persyasatan yang tidak diperlukan atau yang tidak relevan yang dapat membedakan pekerjaan karyawan
- Menemukan unsur pembagian tugus yang dapat membantu atau menghalangi kualitas dari lingkungan kerja
- Merencanakan persyaratan bagi departemen SDM mendatang
- Sebagai penghubung dan kontrol antara pelamar pekerjaan dan pembukaan lowongan pekerjaan
- Menyusun rencana kerja pengebangan potensi karyawan
- Mengumpulkan bentuk standar kerja karyawan
- Sebagai tempat bagi karyawan unyuk meningkatkan efektivitas keahlian dan ketermpilan dalam menyelesaikan tugas-tugasnya
- Mengetahui kejujuran pemegang jabatan untuk promosi pekerjaan atau jabatan.

Adapun kegunaan informasi analisis pekerjaan adalah :
- Perencanaan dan pengadaan SDM
- Rekrutmen dan seleksi SDM
- Orientasi,penempatan,pelatihan,dan pengembangan
- Pengaturan kompensi,imbalan atau rewerd
- Penilaian kerja
- Konseling,bimbinngan dan penyuluhan
-Pengembangan,karier,khususnya,promosi,simplikasi,perluasan,serta pemindahan atau rotasi
- Membantu merevisi struktur organisasi jika diperlukan
- Memperbaiki data sebagai fungsi pengaturan dan aturan komunikasi
- Membantu menetapkan alur promosi dalam semua departemen dan antar depertemem dalam perusahaan.
Hubungan antara persiapan,pengumpulan dan informasi analisis pekerjaan yang menjadi wewenang dan tanggung jawab departemen SDM,penerapan untuk pengembangan deskripsi pekerjaan dan menentukan standar kinerja karyawan.untuk lebih jelasnya lihat fase informasi analisis pekerjaan dibawah ini :

Sajian Analisis Pekerjaaan

Sajian Analisis Pekerjaan

Sajian Analisis Pekerjaan

Kesamaan Umum Dengan Organisasi dan Tipe Kerja

Penentuan Kerja

Perkembangan Permasalahan

Kumpulan Data

Penerapan :
- Pembagian Tugas Pengkhususan Kerja
- Standar Kerja

Penambahan untuk Sistem Informasi SDM

BAB III
KESIMPULAN

Sebelum tulisan ini berakhir perlu di ketahui bahwa analisis pekerjaan dapat disimpulkan sebagai proses penghimpunan dan menyusun berbagai informasi yang berkenaan dengan setiap pekerjaan,tugas-tugas,jenis pekerjaan,dan tanggung jawabnya secara operasional untuk mewujudkan tujuan organiasasi atau bisnis sebuah perusahaan dan didalamnya juga terdapat beberapa hal yang penting seperti:manfaat deskriminasi pekerjaan bermafaat antara lain:untuk desain organisasi,keperluann rekrutmen,orintasi pegawai baru dll.
Spesifikasi pekerjaan (job spesification) bertujuan untuk menentukan: karaterisik personal yang handal untuk penyaringan,seleksi SDM,dan penempatan pada jabatan yang tepat.Teknik-teknik pekerjaan terbagi tiga yaitu : simplikasi pakerjaan,rotasi dan pemerkayaan pakerjaan.Tujuan analisis pekerjaan adalah menciptakan SDM yang handal dalam menghadapi tantangan teknologi modern,merasakan kenyamanan dalam dalam bekerja,bermartabat dan berkeadilan didalam suatu perusahaan. Pengumpulan informasi analisis pekerjaan bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang semua pekerjaan dalam suatu perusahaan dan pekerja yang melakukan pekerjaan tersebut.
Sistim informasi analisis pekerjaan bertujuan untuk menunjukan bagaimana cara-cara SDM yang profesional diperlaus dalam departemen SDM sebagai basis dasar untuk menerapkan penyediaan pelayan lebih baik dalam pelaksanan tugas-tugas manajer atau pimpinan.

Daftar pustaka

Handono, Hani, manejemen personalia dan sumberdaya manusia. Bbfe. Yogyakarta,2001

Nawawi,Hadari. Manejemen sumberdaya manusia untuk bisnis yang komperatif. Yogyakarta. Gajahmada. Universitas press.2005

Pangabean, S Mutiara. Manejemen sumberdaya manusia. Ghalia indonesia.
bogor selatan. 2004

Sihotang.a. Manejemen sumberdaya manusia untuk perusahaan dari teori ke praktek. Pt. Pradnya paramita.jakarta.2006

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Komen...!!!